Bupati Sudewo Serahkan...

Bupati Sudewo Serahkan 60 Becak Listrik Hybrid Bantuan Pribadi Presiden Prabowo untuk Tukang Becak Lansia Pati

Ukuran Teks:

PATI, PORTALLJATENG.ID | Bupati Pati, H.Sudewo, menyerahkan 60 unit sepeda motor listrik telah diserahkan kepada para tukang becak lanjut usia (lansia) di Pati, bantuan unit diinisiasi oleh Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Rabu (12/11/2025).

‎Bupati Sudewo menjelaskan bahwa bantuan tersebut secara spesifik ditujukan untuk para penarik becak yang usianya sudah lanjut dan mulai menghadapi kesulitan saat mengayuh becak manual.

‎‎“Bantuan ini merupakan inisiatif murni, bersumber dari dana pribadi Bapak Presiden Prabowo, tanpa menggunakan alokasi anggaran negara,” tegas Sudewo dalam keterangannya.

‎Menurut Sudewo, becak listrik yang diserahkan dirancang dengan sistem hybrid. Sistem ini memungkinkan operator untuk memilih antara pengoperasian secara manual atau menggunakan tenaga listrik.

‎Becak dilengkapi dengan baterai yang diklaim mampu bertahan hingga enam jam pemakaian aktif, dengan daya tempuh mencapai 60 kilometer untuk sekali pengisian penuh.

‎Demi menjamin keselamatan pengguna dan penumpang, kendaraan ini diprogram dengan kecepatan maksimal 15 km/jam. Sementara itu, kapasitas angkutnya mencapai sekitar 150 kilogram.

‎“Pengisian daya baterai sangat praktis, bisa dilakukan di rumah layaknya mengisi daya ponsel, dengan durasi sekitar enam jam. Kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Pati untuk menyiapkan fasilitas titik pengisian baterai di beberapa lokasi strategis,” tandasnya.

‎Salah satu momen emosional diceritakan oleh Bupati Sudewo, mengutip kisah Bapak Sunar Hadi (67) dari Nguren, Wedarijaksa.

‎“Saat itu, Pak Sunar Hadi, kelahiran 1958, sempat mengungkapkan betapa beratnya perjuangan mengayuh becak di usia senja. Belum ada informasi mengenai bantuan ini, namun hari ini, doa mereka seolah langsung dikabulkan,” ujar Bupati.

‎Program ini, kata Sudewo, adalah bukti nyata bahwa pemerintah tidak pernah melupakan kontribusi masyarakat, khususnya yang telah mewarnai kehidupan Kota Pati.

‎“Sepeda listrik ini bukan sekadar alat transportasi. Di baliknya, ada kehidupan, keluarga, dan sejarah panjang yang sering luput dari perhatian di Kota Pati. Kami berterima kasih kepada Presiden Prabowo yang telah menghadirkan solusi konkret,” sambungnya.

‎Sementara, Sunar Hadi (67), salah satu penerima manfaat yang biasa mangkal di Pasar Gowangsan atau Terminal Pati, menyambut bantuan ini dengan penuh syukur. Menurutnya, becak listrik sangat dibutuhkan untuk meringankan bebannya.

‎“Sekarang penumpang sepi. Sehari paling banyak bawa empat orang. Kadang belum tentu ada penumpang. Kalau dapat Rp50.000 hingga Rp60.000 saja sudah alhamdulillah,” kata Sunar.

‎Dengan adanya becak listrik, ia berharap bisa terus bekerja mencari nafkah meski usianya sudah lanjut, sehingga tidak lagi harus menguras tenaga saat mengantar penumpang. (Red)

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bagikan:
Artikel berhasil disimpan