Menu Navigasi INFODAGANG.COM
OJK INVESTASI LEGAL
Panin Asset Manageme... REKSA DANA PANIN DANA PENDAPATAN BERKALA Fixed Income Fund
BNP Paribas Asset Ma... REKSA DANA BNP PARIBAS INDONESIA ESG EQUITY KELAS IK1 Equity Fund
Avrist Asset Managem... Reksa Dana Avrist Prime Income Fund Fixed Income Fund
MNC Asset Management... PT MNC ASSET MANAGEMENT Own Portofolio
Sucorinvest Asset Ma... REKSA DANA PENDAPATAN TETAP SUCORINVEST STABLE FUND Fixed Income Fund
Allianz Global Inves... REKSA DANA TERPROTEKSI ALLIANZ CAPITAL PROTECTED FUND 50 Capital Protected Fund
Avrist Asset Managem... Avrist Equity Cross Sectoral Equity Fund
Mandiri Manajemen In... REKSA DANA MANDIRI INVESTA DANA OBLIGASI SERI II KELAS C Fixed Income Fund
Trimegah Asset Manag... REKSA DANA TRIMEGAH BALANCED ABSOLUTE STRATEGY Mixed Asset Fund
Pacific Capital Inve... REKSA DANA PACIFIC EQUITY PROGRESIF FUND III Equity Fund
PT BRI Manajemen Inv... REKSA DANA TERPROTEKSI BRI MI PROTEKSI 101 Capital Protected Fund
UOB Asset Management... REKSA DANA PENDAPATAN TETAP UOBAM DANA MEMBANGUN NEGERI G Fixed Income Fund
Bahana TCW Investmen... REKSA DANA SYARIAH BAHANA LIKUID SYARIAH KELAS G Money Market Fund
Allianz Global Inves... REKSA DANA TERPROTEKSI RHB CAPITAL PROTECTED FUND 42 Capital Protected Fund
PNM Investment Manag... REKSA DANA TERPROTEKSI PNM TERPROTEKSI INVESTA 48 Capital Protected Fund
BNI Asset Management... REKSA DANA TERPROTEKSI BNI AM PROTEKSI ALSTONIA RESTRUKTURISASI Capital Protected Fund
BNI Asset Management... REKSA DANA BNI AM DANA LIKUID KELAS A Money Market Fund
Sucorinvest Asset Ma... REKSA DANA TERPROTEKSI SUCORINVEST PROTEKSI 47 Capital Protected Fund
Mandiri Manajemen In... REKSA DANA MANDIRI INVESTA PASAR UANG KELAS B Money Market Fund
Batavia Prosperindo ... REKSA DANA SYARIAH BATAVIA DANA KAS SYARIAH KELAS B Money Market Fund
Batavia Prosperindo ... REKSA DANA TERPROTEKSI BATAVIA PROTEKSI CEMERLANG 70 RD - Terproteksi
Trimegah Asset Manag... REKSA DANA TRIMEGAH BALANCED ABSOLUTE STRATEGY Mixed Asset Fund
BNP Paribas Asset Ma... REKSA DANA SYARIAH BNP PARIBAS CAKRA SYARIAH USD Global Fund
Manulife Aset Manaje... REKSA DANA MANULIFE DANA KAS II KELAS A Money Market Fund
Anugerah Sentra Inve... PT ANUGERAH SENTRA INVESTAMA Own Portofolio
BNI Asset Management... Reksa Dana BNI AM Dana Pendapatan Tetap Manggala Fixed Income Fund
Henan Putihrai Asset... REKSA DANA HPAM ULTIMA OBLIGASI PLUS Fixed Income Fund
Bahana TCW Investmen... REKSA DANA BAHANA OBLIGASI KEHATI LESTARI KELAS D Fixed Income Fund
PT LiF Manajemen Inv... REKSA DANA LIF BOND PLUS Fixed Income Fund
Batavia Prosperindo ... REKSA DANA TERPROTEKSI BATAVIA PROTEKSI MAXIMA 51 Capital Protected Fund
Panin Asset Manageme... REKSA DANA PANIN DANA PENDAPATAN BERKALA Fixed Income Fund
BNP Paribas Asset Ma... REKSA DANA BNP PARIBAS INDONESIA ESG EQUITY KELAS IK1 Equity Fund
Avrist Asset Managem... Reksa Dana Avrist Prime Income Fund Fixed Income Fund
MNC Asset Management... PT MNC ASSET MANAGEMENT Own Portofolio
Sucorinvest Asset Ma... REKSA DANA PENDAPATAN TETAP SUCORINVEST STABLE FUND Fixed Income Fund
Allianz Global Inves... REKSA DANA TERPROTEKSI ALLIANZ CAPITAL PROTECTED FUND 50 Capital Protected Fund
Avrist Asset Managem... Avrist Equity Cross Sectoral Equity Fund
Mandiri Manajemen In... REKSA DANA MANDIRI INVESTA DANA OBLIGASI SERI II KELAS C Fixed Income Fund
Trimegah Asset Manag... REKSA DANA TRIMEGAH BALANCED ABSOLUTE STRATEGY Mixed Asset Fund
Pacific Capital Inve... REKSA DANA PACIFIC EQUITY PROGRESIF FUND III Equity Fund
PT BRI Manajemen Inv... REKSA DANA TERPROTEKSI BRI MI PROTEKSI 101 Capital Protected Fund
UOB Asset Management... REKSA DANA PENDAPATAN TETAP UOBAM DANA MEMBANGUN NEGERI G Fixed Income Fund
Bahana TCW Investmen... REKSA DANA SYARIAH BAHANA LIKUID SYARIAH KELAS G Money Market Fund
Allianz Global Inves... REKSA DANA TERPROTEKSI RHB CAPITAL PROTECTED FUND 42 Capital Protected Fund
PNM Investment Manag... REKSA DANA TERPROTEKSI PNM TERPROTEKSI INVESTA 48 Capital Protected Fund
BNI Asset Management... REKSA DANA TERPROTEKSI BNI AM PROTEKSI ALSTONIA RESTRUKTURISASI Capital Protected Fund
BNI Asset Management... REKSA DANA BNI AM DANA LIKUID KELAS A Money Market Fund
Sucorinvest Asset Ma... REKSA DANA TERPROTEKSI SUCORINVEST PROTEKSI 47 Capital Protected Fund
Mandiri Manajemen In... REKSA DANA MANDIRI INVESTA PASAR UANG KELAS B Money Market Fund
Batavia Prosperindo ... REKSA DANA SYARIAH BATAVIA DANA KAS SYARIAH KELAS B Money Market Fund
Batavia Prosperindo ... REKSA DANA TERPROTEKSI BATAVIA PROTEKSI CEMERLANG 70 RD - Terproteksi
Trimegah Asset Manag... REKSA DANA TRIMEGAH BALANCED ABSOLUTE STRATEGY Mixed Asset Fund
BNP Paribas Asset Ma... REKSA DANA SYARIAH BNP PARIBAS CAKRA SYARIAH USD Global Fund
Manulife Aset Manaje... REKSA DANA MANULIFE DANA KAS II KELAS A Money Market Fund
Anugerah Sentra Inve... PT ANUGERAH SENTRA INVESTAMA Own Portofolio
BNI Asset Management... Reksa Dana BNI AM Dana Pendapatan Tetap Manggala Fixed Income Fund
Henan Putihrai Asset... REKSA DANA HPAM ULTIMA OBLIGASI PLUS Fixed Income Fund
Bahana TCW Investmen... REKSA DANA BAHANA OBLIGASI KEHATI LESTARI KELAS D Fixed Income Fund
PT LiF Manajemen Inv... REKSA DANA LIF BOND PLUS Fixed Income Fund
Batavia Prosperindo ... REKSA DANA TERPROTEKSI BATAVIA PROTEKSI MAXIMA 51 Capital Protected Fund

Investasi Tiongkok, Industrialisasi Jawa Tengah, Ancaman atau Peluang

Sabtu, 29 November 2025 12:21 WIB
Foto: Ilustrasi

KARANGANYAR, PORTALLJATENG.ID |Arus investasi Tiongkok ke Jawa Tengah menunjukkan tren percepatan yang tak dapat diabaikan. Data resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat bahwa realisasi investasi Tiongkok melonjak dari Rp552,9 miliar (2020) menjadi Rp889,6 miliar (2021), lalu meroket ke Rp1,97 triliun (2022). Meskipun turun pada 2023 menjadi Rp1,59 triliun, angkanya kembali melejit ke Rp9,27 triliun pada 2024, dan hingga Triwulan III 2025 telah mencapai Rp7,75 triliun (Sumber: Paparan Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, 25/11/2025).

ā€ŽKenaikan hampir 17 kali lipat dalam lima tahun menandai bukan sekadar minat bisnis, tetapi ekspansi strategis yang terencana. Investasi tersebut terkonsentrasi di Kendal, Demak, Jepara, Batang, dan Semarang — wilayah yang sejak 2018 memang diarahkan menjadi koridor industri dan logistik (Sumber: BKPM & RPJMD Jateng 2018–2023). Namun arus industrialisasi ini kini mengalir ke wilayah yang sebelumnya dianggap penyangga agraris, termasuk Solo Raya.

ā€ŽSecara kronologis, ekspansi ini mengikuti pola yang dikenal dalam literatur ekonomi politik pembangunan: (1) pembukaan izin PMA, (2) pembangunan kawasan industri, (3) penyiapan infrastruktur publik untuk kepentingan swasta, dan (4) masuknya industri padat karya atau agroindustri (lihat: Wade, ā€œGoverning the Marketā€, 2003; Chang, ā€œKicking Away the Ladderā€, 2002). Pola yang sama terlihat di suburbin Semarang–Kendal dan kawasan Pantura, dan kini gejalanya muncul di koridor Wonogiri–Karanganyar–Boyolali: survei lahan, studi kelayakan, dan revisi tata ruang.

ā€ŽTawaran diversifikasi yang disampaikan Taj Yasin kepada delegasi Fujian — dari PLTMH Banyumas, Geotermal Telomoyo, industri mocaf Banjarnegara, hingga wisata Pulau Panjang Jepara dan industri kelapa Cilacap–Grobogan — menunjukkan bahwa pemerintah provinsi mendorong perluasan investasi hingga sektor energi dan agroindustri. Secara ekonomi mungkin rasional, namun dari perspektif ketahanan pangan dan agrarian justice, ini alarm keras.

ā€ŽRisiko paling nyata ada dua: harga bahan baku petani dan tenaga kerja lokal.

ā€ŽPertama, ekspansi pabrik pengolahan agro biasanya disertai skema kontrak yang membuat petani menjual bahan baku dalam bentuk mentah atau setengah jadi dengan harga ditekan. Contohnya dapat dilihat pada kasus pabrik tapioka di Lampung (Sumber: Sajogyo Institute, 2019), atau penguasaan rantai nilai sawit oleh perusahaan asing yang menekan petani plasma (Komisi Pengawas Persaingan Usaha, 2021).

ā€ŽKedua, masuknya tenaga kerja asing (TKA) teknis dari Tiongkok—yang sudah menjadi isu di industri nikel Sulawesi (Sumber: Kemenaker, 2023)—berpotensi berulang pada industri tekstil dan agro berbasis mesin otomatisasi. Bila hal serupa masuk ke Solo Raya, maka anak muda desa hanya akan mengisi posisi buruh kasar, bukan operator, teknisi, atau posisi struktural.

ā€Žā€ŽLebih halus tetapi lebih berbahaya adalah risiko fiskal daerah. Pengalaman Kendal dan Batang menunjukkan bahwa APBD dan dana desa sering diarahkan untuk mendukung infrastruktur industri—jalan akses, saluran air, listrik, bahkan pembebasan lahan (BPKP, Evaluasi Infrastruktur Kawasan Industri, 2022). Jika pola ini diterapkan di Solo Raya, maka kebutuhan dasar desa—irigasi, jalan tani, perlindungan lahan pangan—dapat tergusur oleh kepentingan industri.

ā€ŽPada titik ini, pertanyaan fundamental muncul: apakah industrialisasi yang didorong investor asing adalah jalan pembangunan, atau jalan meminggirkan petani?

ā€ŽTiongkok menawarkan modal besar dan akses pasar, tetapi tanpa regulasi protektif, desa hanya menjadi ā€œruangan produksi murahā€ā€”bukan subjek pembangunan. Solo Raya bisa menjadi pusat pertumbuhan baru, tetapi juga bisa menjadi anak tangga dari rantai pasok global yang dikendalikan modal eksternal.

ā€ŽKita tidak anti-investasi. Tetapi, seperti yang ditulis Amartya Sen dalam Development as Freedom, pembangunan yang tak memberi ruang bagi masyarakat untuk menentukan masa depan ekonominya sendiri bukanlah pembangunan—melainkan pembungkaman pilihan. Dan bagi petani, hilangnya kedaulatan atas tanah, harga, dan ruang hidup adalah bentuk pembungkaman paling kejam.

ā€ŽJika Solo Raya ingin tumbuh tanpa kehilangan dirinya, maka dua hal harus dilakukan:

ā€Ž(1) proteksi ketat atas lahan pangan dan sumber daya desa melalui revisi RTRW berbasis ketahanan pangan;

ā€Ž(2) memastikan setiap investasi tunduk pada standar porsi tenaga kerja lokal, standar green industry, dan skema harga adil untuk petani.

ā€ŽKarena itu, selain intervensi kebijakan, penguatan organisasi masyarakat sipil dan kelompok tani menjadi strategi paling mendesak untuk menjaga kedaulatan lokal. Sejarah pembangunan di Indonesia menunjukkan bahwa daerah yang memiliki organisasi petani kuat—seperti Serikat Petani di Jawa Barat, FKMM di Yogyakarta, hingga jaringan koperasi petani di Bali—lebih mampu mengendalikan harga, menolak skema kontrak merugikan, dan memaksa pemerintah memperhitungkan suara desa (Sumber: Sajogyo Institute, 2020; HuMa, 2021).

ā€ŽDi Solo Raya, kelompok tani, paguyuban air, koperasi desa, lembaga adat, hingga organisasi advokasi seperti SERTA BUMI - AGRA, FORMADES dan jaringan lokal lain perlu diperkuat sebagai ā€œbenteng sosialā€ yang memonitor investasi, mengawasi RTRW, dan memastikan bahwa kebijakan publik berpihak pada petani. Tanpa kekuatan organisasi di akar rumput, setiap desa akan berjalan sendiri-sendiri dalam menghadapi korporasi besar—dan keadaan itu selalu menguntungkan pemodal, bukan warga.

ā€ŽOrganisasi masyarakat sipil dapat berperan sebagai watchdog kebijakan; kelompok tani dapat menjadi price-setter lokal; sedangkan koperasi pangan desa menjadi motor ekonomi yang menjaga nilai tambah tetap berada di tingkat petani. Jika lapis-lapis kekuatan sosial ini kokoh, maka investasi apa pun—termasuk dari Tiongkok—akan berhadapan dengan masyarakat yang terorganisir, bukan komunitas yang pasrah.

ā€ŽPada akhirnya, tanpa organisasi rakyat yang kuat, kedaulatan desa hanya akan menjadi istilah dalam narasi di mimbar pidato. Dengan organisasi rakyat yang kokoh, desa memiliki daya tawar untuk menentukan masa depan ekonomi mereka sendiri. (Red/Hds)

ā€ŽDitulis oleh YOSEPH HERIYANTO,

ā€ŽSerikat Tani Bumi Intanpari (SERTA BUMI) - Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA)

Keywords Berita:
ā˜• Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Dukung kami agar terus semangat berkarya.
Newsroom Credit
Editor
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda:

10k
25k
50k

Secure Payment by Midtrans

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! šŸ™

šŸ‘‹ Balik lagi, Le! Mau lanjut baca dari posisi terakhir?